Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

#16 AKHIR

*Edisi Merindu Ramadhan* -Enam Belas- A K H I R Berakhir sudah masa itu, terkadang masih rindu. Syahdunya. Tentramnya. Berbagai -nya dan -nya. Berakar dan menjalar menyeluruh. Semoga tahun depan masih bisa bertamu. Sembari mengelus rindu yang menggebu. Ramadhan semoga masih bisa bertemu. -Ramadhan Mubarok- 20-29 Ramadhan 1439 H

#15 JATUH HATI

*Edisi Merindu Ramadhan* -Lima Belas- J A T U H  H A T I Pernah aku merasa begitu rapuh kemudian terselamatkan oleh syahdunya lirik-lirik cinta itu. Pun saat aku kembali futur ternyata kembali ku diingatkan dengan lembut dan menggetarkan kalbu. Sudah sampaikah pada targetmu? Apakah hanya sekedar mengerjakan tanpa memaknai? Aku jatuh hati. Memang jatuh hati, jatuh hati yang tak pernah sakit dan bertepuk sebelah karena Dia. Semakin aku jatuh, diriku semakin luruh. Semakin aku jatuh, semakin aku merindu. Tak jemu-jemu ku mengadu betapa kalam-Mu menentramkanku. -Ramadhan Mubarok- 18-19 Ramadhan 1439 H

#14 LANGIT

*Edisi Merindu Ramadhan* -Empat Belas- L A N G I T Langit yang begitu tinggi memiliki wajah yang berbeda antara siang dan malam. Walau dia terlihat begitu jauh dengan kita, tapi langit juga merupakan ciptaanNya. Akan ada masanya dia juga bisa runtuh. Langit di siang hari begitu biru dan cerahnya walau kadang ditutup awan. Sedangkan langit di malam hari begitu terang walau tak jarang redup karena hujan datang. Semoga langit mengajarkan pada kita untuk terus bersyukur padaNya. Langit patuh pada Tuhannya walau kadang tidak selalu indah tapi hadirnya tetap anggun walau gempita bergantian datang. -Ramadhan Mubarok- 16-17 Ramadhan 1439 H

#13 TENGAH-TENGAH

*Edisi Merindu Ramadhan* -Tiga Belas- T E N G A H  -  T E N G A H Berkelok sudah perjalanan kita melaju. Teramat sebentar dan sia-sia ternyata jika tak memanfaatkan waktu. Pembagian antara dunia dan bekal akhirat seharusnya beriringan dikejar, digiring pelan-pelan dan penuh rasa syukur. Sudah sejauh ini Ya Rabb kami melangkah. Sejenak berhenti untuk melihat alas kaki, ternyata sudah lusuh dan sudah saatnya diganti. Sebaliknya menggunakan yang mana? Ditengah-tengah proses yang secepat ini berlalu? Masihkah harus terus mengugu? -Ramadhan Mubarok- 14-15 Ramadhan 1439 H

#12 BERSYUKUR

*Edisi Merindu Ramadhan* -Dua Belas- B E R S Y U K U R Kunci biar gak galau, stres dan merana alias gegana. Sebuah kondisi hati, dan dampaknya akan terlihat pada perilaku. Jangan terlalu sering membandingkan hidup dengan orang lain, tidak ada rezeki yang tertukar dan tidak ada ibadah yang sia-sia jika niatnya lillah. Sedikit-sedikit kepikiran, kemudian bingung de el el dampak lainnya. Jangan ya jangan lagi, we should believe that we are on the track. On Allah's track. We should work and pray harder, Allah will help better. -Ramadhan Mubarok- 13 Ramadhan 1439 H

#11 SABAR

*Edisi Merindu Ramadhan* -Sebelas- S A  B A R Satu kata yang sering didengar, diucapkan dan dijadikan solusi namun sulit diterapkan. Perlahan dan tetap percaya semua akan terjadi pada masanya; sabar. -Ramadhan Mubarok- 12 Ramadhan 1439 H

#10 CUKUP

*Edisi Merindu Ramadhan* -Sepuluh- C U K U P Apabila kita bersedih, bersedihlah dengan wajar. Bahagia? Kecewa? semua ungkapan ekspresi ungkapkan dengan wajar jangan dirasa-rasa. Cukupkan. Adukan pada Rabmu, kalau sama Rab mu jangan pernah merasa cukup tapi justru harus lebih dan nagih dalam mencintai dan berkhusnuzon padaNya. Buat yang lain beri porsi secukupnya saja. Dunia itu akan cukup sekian, kalau akhirat akan ada selamanya 😀 -Ramadhan Mubarok- 11 Ramadhan 1439 H

#9 HIKMAH

*Edisi Merindu Ramadhan* -Sembilan- H I K M A H Dirinya hadir dalam setiap suka dan duka. Siapa yang mampu mengambilnya pasti jadi orang beruntung. Kalau hari ini kita senang, bersyukurlah.. tambah rasa cinta kita padaNya. Namun jika hari ini kita sedih, bersedihlah.. tapi sewajarnya. Ambil hikmah ditiap kejadian. La Tahzan, innallaha ma'ana 😊 -Ramadhan Mubarok- 10 Ramadhan 1439 H

#8 SAHABAT

*Edisi Merindu Ramadhan* -Delapan- S A H A B A T Seorang atau sekelompok manusia yang hadirnya membawa dua hal padamu. Petaka atau anugerah. Dan sebaik-baiknya sahabat adalah yang mendekatkanmu pada Sang Maha Kasih. -Ramadhan Mubarok- 9 Ramadhan 1439 H

#7 PRASANGKA

*Edisi Merindu Ramadhan* -Tujuh- P R A S A N G K A Berkali-kali berhenti saat akan berbelok. Kemudian mempertimbangkan akan kemana langkah ini tertuju. Sepertinya yang kanan lebih baik, tapi sebelah kiri juga lebih terang. Kalau ke kanan mungkin akan lebih cepat, tapi sepertinya... Tidak, tidak yang kiri jalannya lebih mulus. Pasti lebih cepat sampai. Semua dibalut "sepertinya". Jika sepertinya masih digunakan dalam mengambil keputusan jangan-jangan kita nanti tersesat. Sepertinya itu prasangka dan sebaik-baik prasangka adalah berprasangka baik padaNya. -Ramadhan Mubarok- 8 Ramadhan 1439 H

#6 BATAS

*Edisi Merindu Ramadhan* -Enam- B A T A S Coba lihat sisi dalam perjalananmu, ada kiri dan kanan. Kiri, mungkin saja kamu melihat rerumputan tumbuh dan juga bunga-bunga liar ikut menemani perjalananmu. Kanan, ada kolam kecil yang indah mungkin dan juga ada burung kecil hinggap di batang pohon mahoni itu. Semua bisa terlihat dalam batas kanan dan kirimu. Walau belum semua, ya belum semua. Batas, sebuah arti bahwa sejauh apa pun kau melangkah pasti memiliki sisi tak terjangkaunya. Pilihanmu akhirnya, apakah mau terus diterabas atau membiarkan batas itu jadi hal baik yang mencegahmu terhadap hal buruk atau kamu punya arti lain terhadap batas? Silahkan saja.. Sebelum di penghujung atau batas tahun ini mau kalian isi apa? Jangan sampai kita menyesal karena batas itu semakin dekat. Batas akhir tahun ini, atau akhir cerita ini. Yuk berlomba dalam mengejar akhirat! -Ramadhan Mubarok- 7 Ramadhan 1439 H

#5 TARGET

*Edisi Merindu Ramadhan* -Lima- T A R G E T  Apabila ditanya sudah sejauh apa kita mencapai target kita, jawaban tiap orang pasti berbeda. Ada yang belum mulai sama sekali, ada yang baru mau melangkah, ada yang setengah jalan, ada yang hampir sampai, dan sebagainya. Setiap orang berbeda karena langkah awal, situasi, hambatan, tantangan dan faktor x tiap orang berbeda. Tidak usah risau semua pasti sampai. Begitu pula dengan target kali ini, sejauh ini apa sudah terealisasikan? Target... semoga sesuai dengan rencanaMu, jika melenceng luruskanlah, jika lurus maka teguhkanlah, aamiin -Ramadhan Mubarok- 6 Ramadhan 1439 H

#4 RASA

*Edisi Merindu Ramadhan* -Empat- R A S A Jangan dirasa-rasa jika memang tidak ada rasa. Akhirnya kita tau mana yang sebenarnya perasa atau yang memiliki rasa. Pada dasarnya jika berbicara soal rasa tak akan ada habisnya. Rasa tumbuh karena terbiasa, berkembang karena rasa itu berbumbu dan berpendar sesuai warnanya. Hanya saja apa rasa yang dirasa sudah memiliki landasan yang tepat? Jangan sampai salah rasa karena fisik, atau pula karena harta, begitu pun juga karena nasab, tapi pertimbangkanlah karena agamanya. Maaf memang tak pandai dalam merasa-rasa. Semoga rasamu, rasaku, dan rasa kita sudah berlandaskan pada cinta kasihNya. Yaa Rahman Yaa Rahim..Aamiin. -Ramadhan Mubarok- 5 Ramadhan 1439 H

#3 TEMPAT

*Edisi Merindu Ramadhan* -Tiga- T E M P A T Pada suatu perjalanan, terkadang kamu menemukan sebuah tempat yang sejuk dan menyenangkan untuk singgah. Kehadiranmu disambut hangat dan juga penuh dengan rona-rona bahagia. Tak jarang kamu juga bisa menumpahkan kesedihan dan memperoleh butir-butir semangat darinya. Sampai saatnya dirimu tersadar lagi, bahwa ini adalah tempat singgah. Tempat yang melenakan dan banyak senda guraunya. Apa tempat itu? Dia adalah dunia. (Edisi Kota Hujan) -Ramadhan Mubarok- 4 Ramadhan 1439 H

#2 TUJUAN

*Edisi Merindu Ramadhan* -Dua- T U J U A N Apa yang sebenarnya dicari dari sebuah perjalanan? Perjalanan yang ditempuh oleh seseorang pasti memiliki tujuan. Terkadang mereka bertemu dengan berbagai hal. Sedikit atau banyak hal itu bisa mempengaruhi tujuan mereka. Perjalanan seharusnya juga dinikmati dengan penuh penghayatan karena setiap kejadian, pertemuan, proses, perpisahan, dan lain-lainnya memiliki hikmah tersendiri yang harus kita cari, serta kita pahami karena..sebenarnya Dia menyisipkan kasih sayangNya disana. Kita yang kadang terlupa. Tujuanmu apa? Sudah sesuai dengan jalanNya? -Ramadhan Mubarok- 3 Ramadhan 1439 H

#1 PERJALANAN

*Edisi Merindu Ramadhan* -Satu- P E R J A L A N A N Setiap jalan ada persimpangannya itu disebut pilihan, ada juga kerikilnya disebut tantangan, ada juga macetnya itu disebut ujian, ada juga sepi atau lenggang yang disebut waktu buat diri sendiri, dan ada hal lain-lainnya yang masing2 orang punya definisinya sendiri. Tapi satu hal yang pasti, setiap orang yang melalui jalan itu punya satu tujuan yaitu kembali pada Rabnya. Caranya gimana? Semua sudah tertulis dalam Kalamullah dan As Sunnah. -Ramadhan Mubarok- 2 Ramadhan 1439 H